Ujian Sektor Pangan Ditengah Krisis

Oleh : Atang Trisnanto

Pertanian terbukti sebagai sektor andalan saat krisis ekonomi 98
Pertanian terbukti sebagai sektor andalan saat krisis ekonomi 98

Isu tentang pangan seakan tidak pernah kehabisan cerita. Ibarat film, cerita tentang pangan akan terus bersambung dari sequel satu ke sequel lainnya, mirip dengan film legendaris James Bhond 007. Di Indonesia, kisahnya yang tiada henti terwakili oleh sinetron Tukang Bubur Naik Haji ataupun Cinta Fitri yang sampai pada Season 7 misalnya. Isu pangan yang selalu diwarnai dengan gejolak harga pangan utama dalam 6 bulan terakhir ini, tentu menjadi sinyal kurang bagus dalam masa krisis ekonomi sekarang. Continue reading Ujian Sektor Pangan Ditengah Krisis

Catatan Kecil eks Rimbawan

Rimbawan di jaman yang berbeda
Rimbawan di jaman yang berbeda

Tak terasa, mata ini terasa panas menahan jatuhnya buliran air hangat yang siap menyusuri anak sungai kelopak mata… Kenapa jiwa yang sebenarnya keras dan mengalir darah Blambangan ini akhirnya tak mampu menahan luapan melankolis tersebut? Selain lagu-lagu heroik khas Izzis, Ruhul Jadid, ataupun Shoutul Harakah, ternyata ada dua lagu yang identik dengan keprofesian yang dapat mencerabut sisi sentimentil penulis. Pertama, lagu Mars Rimbawan yang mampu mengaduk-ngaduk jiwa dan perasaan selama 6 tahun menjadi mahasiswa S1 Fahutan IPB. Kedua, adalah lagu hymne IPB yang terpaksa mengoyak benteng syahdu jiwa di kala momen prosesi wisuda 12 tahun yang lalu. Continue reading Catatan Kecil eks Rimbawan

Ujian demi Ujian Pemerintahan Jokowi-JK

20140506_183802

Mencermati perjalanan Pemerintahan Jokowi-JK dalam waktu 10 bulan ini serasa melihat sebuah film Hollywood yang terlalu banyak diisi oleh edisi menegangkan. Alurnya begitu sarat dengan alur yang memuncak dan dipenuhi konflik cerita. Dimulai dari ending pilpres yang terasa berat, lanjut dengan berita konflik koalisi KIH-KMP, polemik profil menteri-menteri baru, pencabutan subsidi BBM, dan kenaikan tarif listrik dan gas. Praktis, dengan naiknya harga-harga barang menjadikan laju ekonomi dan daya beli masyarakat melambat pada tahun 2015 ini. Continue reading Ujian demi Ujian Pemerintahan Jokowi-JK

Antara Kenaikan Produksi dan Kesejahteraan Petani

Oleh : Atang Trisnanto

DSC02732Awal Juli 2015 ini BPS merilis angka tetap (ATAP) tahun 2014 dan angka ramalan (ARAM I) tahun 2015 produksi tanaman pangan nasional. Sebuah kabar yang sangat menggembirakan, produksi padi, jagung, dan kedelai di tahun 2015 diperkirakan mengalami peningkatan. Khusus padi, produksi naik 6.64% menjadi 75.55 juta ton. Kenaikan produksi ini dipengaruhi oleh kenaikan produktivitas sebesar 1.45 kuintal per hektar. Untuk capaian ini, tentu kita perlu memberikan apresiasi kepada Pemerintahan Jokowi, jajaran Kementerian Pertanian, dinas pertanian daerah, dan seluruh petani di negeri ini.  Continue reading Antara Kenaikan Produksi dan Kesejahteraan Petani

Membangun Sistem Subsidi Yang Tepat di Sektor Pertanian

Oleh : Atang Trisnanto

DSC02476

Salah satu kebijakan Pemerintah yang sangat berpengaruh dalam upaya pencapaian kesejahteraan umum adalah kebijakan politik anggaran (kebijakan fiskal). Melalui instrumen kebijakan fiskal, Pemerintah membuat kebijakan pembelanjaan anggaran untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan otuput, dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Salah satu bentuk kebijakan fiskal yang dikeluarkan oleh Pemerintah adalah pos belanja subsidi. Banyak pro kontra terhadap pos belanja ini, untuk itu perlu dicarikan rumusan skema subsidi yang lebih tepat dalam pencapaian targetnya. Continue reading Membangun Sistem Subsidi Yang Tepat di Sektor Pertanian

Untukmu Kaum Muda: Bangunlah Opini dan Propaganda Kerakyatan

Oleh : Atang Trisnanto

Aksi Mahasiswa Berjaket Biru
Aksi Mahasiswa Berjaket Biru

Dalam suatu kesempatan, tanpa sengaja penulis menemukan salah satu tulisan di tahun 2002 pada saat merapikan file dan folder di komputer. Artikel tersebut ditulis pada saat penulis masih aktif dalam kegiatan kemahasiswaan dan ditujukan untuk mengisi salah satu pelatihan mengenai opini dan propaganda. Isinya sederhana. Dan ide-idenya pun terlihat tidak ada yang luar biasa. Maklum, ide yang tertulis itu hanyalah ide dari seorang mahasiswa yang masih muda, belum berpengalaman dalam hidup, dan belum lulus pula.

Namun, satu hal penting yang ingin diangkat dalam artikel ini adalah, penulis berharap bahwa masih ada sekelompok anak muda yang tetap kritis dan bersemangat untuk turut membangun opini kerakyatan yang bernafas pembelaan dan penegakan keadilan. Meskipun jaman telah berubah. Waktu pun berbeda. Dan situasi serta budaya yang ada juga cukup jauh perbedaannya.  Continue reading Untukmu Kaum Muda: Bangunlah Opini dan Propaganda Kerakyatan

Petani Tidak Butuh Revolusi Mental

Oleh : Atang Trisnanto

Saat panen pun, sulit menemukan senyum di wajah mereka
Saat panen pun, sulit menemukan senyum di wajah mereka

Revolusi mental seakan menjadi kata penuh harapan bagi rakyat Indonesia dalam setahun terakhir. Istilah yang begitu ramai dibicarakan ini seakan dipercaya menjadi obat mujarab untuk mengatasi berbagai persoalan mendasar bangsa kita. Lantas, benarkah kita perlu revolusi mental? Benarkah harapan rakyat banyak dapat terjawab dengan revolusi mental ala Pemerintah baru? Tentunya, kita punya jawaban masing-masing yang bisa jadi berbeda-beda. Continue reading Petani Tidak Butuh Revolusi Mental

Antara Bogor dan Surabaya

Oleh : Atang Trisnanto

Screenshot_3
Sumber gambar : www.wartakota.com

Membuat perbandingan antara satu daerah dengan daerah yang lain ternyata merupakan sesuatu hal yang menarik. Terutama, jika perbandingan itu kemudian menyebutkan tentang kelemahan satu daerah dibanding dengan daerah yang lainnya. Buktinya? Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau sering dipanggil Ahok, sampai sewot kepada Risma saat kota yang dipimpinnya dibandingkan dengan Surabaya dalam hal penanganan bekas galian dan penerapan e-government.

Continue reading Antara Bogor dan Surabaya

Kewajiban Pemerintah Membangun Sistem Jaminan Sosial

Oleh : Atang Trisnanto

DSC04020

Tujuan dari berdirinya NKRI  adalah terwujudnya kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Hal ini sejalan dengan amanat dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Untuk itu, Negara harus hadir dan menjamin semua rakyatnya (tanpa diskriminasi) mendapatkan kesejahteraan dan keadilan sosial. Termasuk warga yang tidak mampu mencukupi kebutuhannya sendiri karena faktor usia, disabilitas, kesehatan, bencana alam, dan berbagai faktor penyebab lainnya. Continue reading Kewajiban Pemerintah Membangun Sistem Jaminan Sosial

Merancang Bencana Kota Bogor

Oleh : Atang Trisnanto

CizZ...(256)
‘Sebuah Potret Pembangunan Kawasan Anti Lingkungan di Kota Bogor’

Alam dan seisinya merupakan karunia Allah SWT yang harus dijaga kelestariannya. Pemanfaatan yang tidak sesuai dengan fungsi lingkungan dan melebihi daya dukung alam akan menyebabkan ketidak-seimbangan lingkungan. Ketidak-seimbangan ini pada gilirannya akan berdampak negatif kepada kehidupan manusia itu sendiri. Banyak kejadian alam yang seharusnya membuka mata dan hati kita, antara lain terjadinya  bencana banjir, longsor, kekeringan, kekurangan air bersih, kebakaran, kelangkaan pangan, dan lain-lain. Untuk itu, diperlukan kearifan dan manajemen yang baik dan berkelanjutan agar tujuan ekonomi dapat selaras dengan aspek sosial dan ekologi. Continue reading Merancang Bencana Kota Bogor