Category Archives: Kehutanan dan Lingkungan Hidup

Catatan Kecil eks Rimbawan

Rimbawan di jaman yang berbeda
Rimbawan di jaman yang berbeda

Tak terasa, mata ini terasa panas menahan jatuhnya buliran air hangat yang siap menyusuri anak sungai kelopak mata… Kenapa jiwa yang sebenarnya keras dan mengalir darah Blambangan ini akhirnya tak mampu menahan luapan melankolis tersebut? Selain lagu-lagu heroik khas Izzis, Ruhul Jadid, ataupun Shoutul Harakah, ternyata ada dua lagu yang identik dengan keprofesian yang dapat mencerabut sisi sentimentil penulis. Pertama, lagu Mars Rimbawan yang mampu mengaduk-ngaduk jiwa dan perasaan selama 6 tahun menjadi mahasiswa S1 Fahutan IPB. Kedua, adalah lagu hymne IPB yang terpaksa mengoyak benteng syahdu jiwa di kala momen prosesi wisuda 12 tahun yang lalu. Continue reading Catatan Kecil eks Rimbawan

Merancang Bencana Kota Bogor

Oleh : Atang Trisnanto

CizZ...(256)
‘Sebuah Potret Pembangunan Kawasan Anti Lingkungan di Kota Bogor’

Alam dan seisinya merupakan karunia Allah SWT yang harus dijaga kelestariannya. Pemanfaatan yang tidak sesuai dengan fungsi lingkungan dan melebihi daya dukung alam akan menyebabkan ketidak-seimbangan lingkungan. Ketidak-seimbangan ini pada gilirannya akan berdampak negatif kepada kehidupan manusia itu sendiri. Banyak kejadian alam yang seharusnya membuka mata dan hati kita, antara lain terjadinya  bencana banjir, longsor, kekeringan, kekurangan air bersih, kebakaran, kelangkaan pangan, dan lain-lain. Untuk itu, diperlukan kearifan dan manajemen yang baik dan berkelanjutan agar tujuan ekonomi dapat selaras dengan aspek sosial dan ekologi. Continue reading Merancang Bencana Kota Bogor

Banjir Jakarta, Pesanan?

Oleh : Atang Trisnanto

CizZ...(256)
Luapan air Sungai Ciliwung saat musim penghujan

Bumi pertiwi seakan tak bosan menerima bencana dari satu wilayah ke wilayah lain. Tanah longsor, banjir bandang, gempa bumi, kebakaran lahan, dan berbagai bencana alam lain sering menyapa tanah zamrud khatulistiwa. Selain memang fenomena alam yang ditakdirkan oleh Sang Pencipta, kita semua juga perlu untuk introspeksi dan merenung sejenak, sudah berapa banyakkah andil kita terhadap munculnya bencana-bencana tersebut?

Coba kita tengok, #banjir Jakarta, satu diantara berbagai bencana yang sering melanda tanah air. Kenapa hampir tiap tahun ibu kota negara ini tersapa oleh banjir? Sampai hebatnya isu #banjir Jakarta, fenomena ini dijadikan komoditas politik oleh salah satu calon Gubernur DKI pada pilkada tahun 2013 lalu. Pilihlah si fulan, insya Allah banjir jakarta selesai dalam waktu kurang dari 3 tahun.. Eh, belum tuntas pekerjaannya, muncul lagi opini lanjutan. Banjir Jakarta tidak cukup ditangani oleh Pemerintah Propinsi, harus ada dukungan dari Pemerintah Pusat. Jadikan si fulan sebagai Presiden, insya Allah masalah Jakarta beres.  Coba kita lihat dalam satu dua tahun ke depan, akankah muncul opini baru lagi, kalau persoalan Jakarta tak cukup ditangani oleh Pemerintah Republik Indonesia…. Perlu ditangani oleh seorang malaikat misalnya. Sampai sebegitu rumitkah persoalan #banjir Jakarta? Continue reading Banjir Jakarta, Pesanan?