Politik Beras ala Jokowi

Oleh : Atang Trisnanto

Dimuat dalam harian Koran Sindo, 3 Maret 2015

DSC02476

“Kemandirian pangan nasional yang ditandai dengan kemampuan memenuhi kebutuhan pangan dari produksi dalam negeri adalah kebijakan Pemerintah yang perlu didukung oleh semua pihak, termasuk di era Pemerintahan Jokowi-JK. Beberapa keputusan yang sangat tepat dilakukan oleh Pemerintah, yaitu fokus pada perbaikan infrastruktur irigasi dan infrastruktur pertanian lainnya. Yang menjadi ujian berikutnya dalam Politik Beras Ala Jokowi adalah dalam kebijakan hilir pertanian dan pasar pangan. Tekad untuk tidak impor beras tahun 2015 adalah kebijakan yang tepat apabila diimbangi dengan upaya serius dalam hal produksi.  Namun, kebijakan untuk ekspor beras 1 juta ton di akhir tahun 2015 adalah kebijakan yang perlu dikritisi lebih dalam. Akankah politik ekspor beras itu tepat untuk saat ini? Adakah efeknya terhadap pasar beras dalam negeri ini? Perlukah kebijakan tersebut bagi kemandirian dan kedaulatan pangan nasional? Adakah kaitan Politik Beras Ala Jokowi dengan kenaikan harga beras saat ini” Continue reading Politik Beras ala Jokowi

Apa Kabar Gerakan Mahasiswa?

Oleh : Atang Trisnanto

Aksi Mahasiswa Berjaket Biru
Aksi Mahasiswa Berjaket Biru

Begitu semangatnya gerak anak muda yang berjaket warna warni itu di tengah panasnya jalanan ibukota. Dalam kepala yang berisi idealisme dan intelektualitas tinggi itu, energi yang mereka miliki seakan tak pernah habis. Jaket yang mulai lusuh dan beraroma tetesan peluh pun seakan menjadi bahan bakar yang terus terbarukan bagi gerak-gerak langkah mereka.  Itulah energi #Gerakan Mahasiswa. Continue reading Apa Kabar Gerakan Mahasiswa?

Jiwa Aktivis Itu (Harusnya) Tak Pernah Mati

Oleh : Atang Trisnanto

Pemira
Debat Capresma IPB, medio 2001

Banyak diantara kita yang dulunya adalah anak muda dengan aktivitas yang tinggi. Ada aktivis kampus, aktivis sosial, aktivis pendidikan, aktivis masjid, aktivis ormas, dan berbagai aktivitas lainnya. Pada satu fase kehidupan berikutnya, kita bisa jadi tak bersinggungan lagi dengan dunia aktivitas yang pernah kita geluti sebelumnya. Lambat laun, aktivitas sosial dan kemanusiaan mulai terkurangi porsi waktunya. Sedikit demi sedikit, pekerjaan dan keprofesian kita mengambil aktivitas-aktivitas tersebut  dari waktu ke waktu. Namun, hilangkah jiwa-jiwa pergerakan itu dalam diri kita? Continue reading Jiwa Aktivis Itu (Harusnya) Tak Pernah Mati

Kuat Dalam Perencanaan, Lemah Dalam Pelaksanaan

 Oleh : Atang Trisnanto

20140606_154753

Pernahkah suatu saat, Anda mengalami kegagalan dalam pencapaian target yang telah ditetapkan, padahal road map pencapaian target tersebut telah disusun secara lengkap dan komprehensif? Atau, pernahkah pada suatu waktu, kita ketinggalan pesawat karena terlambat sampai di Bandara? Padahal, seluruh rencana dan persiapan sudah siap sejak malam hari (bekal, kertas kerja, tas, dll) dan rencana menit per menit keberangkatan sudah direncanakan dengan baik. Lantas, adakah kaitannya dengan penyakit “Kuat Dalam Perencanaan, Lemah Dalam Pelaksanaan?” Continue reading Kuat Dalam Perencanaan, Lemah Dalam Pelaksanaan

Urgensi Penetapan Basis Perencanaan Pembangunan Pertanian

oleh : Atang Trisnanto

Kesejahteraan Petani harus menjadi basis utama perencanaan
Kesejahteraan petani harus menjadi basis utama perencanaan pembangunan pertanian

Dalam pembangunan pertanian ke depan, dua hal penting bagai dua sisi mata uang yang harus menjadi dasar utama penyusunan perencanaan pembangunan pertanian adalah masalah pencapaian kesejahteraan petani dan pencapaian produksi pangan. Selama ini, program-program yang disusun terkesan cenderung bertumpu pada aspek produksi semata, meskipun tidak bisa dipungkiri bahwa ada dimensi peningkatan kesejahteraan petani di dalamnya. Namun, menjadikan kesejahteraan petani sebagai dasar utama harus mulai menjadi dasar perencanaan pembangunan ke depan. Prinsip kesejahteraan sangat penting, karena dengan faktor peningkatan kesejahteraan akan membawa semangat untuk meningkatkan kegiatan usaha tani yang pada akhirnya diharapkan meningkatkan produksi pangan. Continue reading Urgensi Penetapan Basis Perencanaan Pembangunan Pertanian

Banjir Jakarta, Pesanan?

Oleh : Atang Trisnanto

CizZ...(256)
Luapan air Sungai Ciliwung saat musim penghujan

Bumi pertiwi seakan tak bosan menerima bencana dari satu wilayah ke wilayah lain. Tanah longsor, banjir bandang, gempa bumi, kebakaran lahan, dan berbagai bencana alam lain sering menyapa tanah zamrud khatulistiwa. Selain memang fenomena alam yang ditakdirkan oleh Sang Pencipta, kita semua juga perlu untuk introspeksi dan merenung sejenak, sudah berapa banyakkah andil kita terhadap munculnya bencana-bencana tersebut?

Coba kita tengok, #banjir Jakarta, satu diantara berbagai bencana yang sering melanda tanah air. Kenapa hampir tiap tahun ibu kota negara ini tersapa oleh banjir? Sampai hebatnya isu #banjir Jakarta, fenomena ini dijadikan komoditas politik oleh salah satu calon Gubernur DKI pada pilkada tahun 2013 lalu. Pilihlah si fulan, insya Allah banjir jakarta selesai dalam waktu kurang dari 3 tahun.. Eh, belum tuntas pekerjaannya, muncul lagi opini lanjutan. Banjir Jakarta tidak cukup ditangani oleh Pemerintah Propinsi, harus ada dukungan dari Pemerintah Pusat. Jadikan si fulan sebagai Presiden, insya Allah masalah Jakarta beres.  Coba kita lihat dalam satu dua tahun ke depan, akankah muncul opini baru lagi, kalau persoalan Jakarta tak cukup ditangani oleh Pemerintah Republik Indonesia…. Perlu ditangani oleh seorang malaikat misalnya. Sampai sebegitu rumitkah persoalan #banjir Jakarta? Continue reading Banjir Jakarta, Pesanan?

Urgensi Diversifikasi Pangan bagi Kemandirian Nasional

Oleh : Atang Trisnanto

Bersama petani pembuat tepung singkong
Usaha kecil pengolahan tepung singkong – bahan diversifikasi pangan

Tingkat konsumsi beras Indonesia yang sedemikian tinggi hingga mencapai 133 kg per kapita per tahun, termasuk tertinggi di Asia, telah membuat tekanan terhadap beras semakin besar. Hal inilah yang membuat Pemerintah sangat perhatian dalam program pencapaian swasembada beras. Berbagai langkah intensifikasi sudah dilaksanakan. Bahkan, secara produktivitas, tingkat produksi padi per Ha di Indonesia yang rata-rata sebesar 5,1 ton per Ha adalah nilai produktivitas padi terbesar di Asia Tenggara, bahkan juga beberapa Negara lain di dunia.

Namun, melihat kondisi luasan lahan sawah yang semakin hari semakin tertekan dan banyak terjadi konversi, perlu ada upaya diversifikasi pangan pokok untuk mengurangi tingkat konsumsi beras. Hal ini menjadi salah satu jalan agar Negara Indonesia tetap memiliki derajat ketahanan pangan yang tinggi. Dan inilah alasan utama betapa urgensinya diversifikasi pangan. Continue reading Urgensi Diversifikasi Pangan bagi Kemandirian Nasional

Renungan Hati : Apa itu Kebenaran?

Oleh : Atang Trisnanto

Renungan Sore di Darwin
Renungan sore di pojok kota Darwin, 2010

 

Kebenaran !!! Sebuah kata indah yang senantiasa terngiang-ngiang di kedua daun telinga setiap insan manusia yang ingin tahu tentang jati diri dan hakikat hidup yang sedang dan akan dijalaninya.

Kebenaran !!! Kata-kata yang selalu dipertentangkan setiap orang di muka bumi untuk merasionalkan setiap aktivitas yang ia lakukan.

Kebenaran !!! Sebuah kata yang selalu diperdebatkan sebagai sebuah nilai yang abstrak sesuai dengan sudut pandang kebenaran itu sendiri. Sederhananya, kebenaran tergantung dari side angle penilai kebenaran itu sendiri : yaitu makhluk yang disebut MANUSIA.

Lantas, apakah tidak ada sebuah kebenaran yang sesuai dengan fitrah kebenaran itu sendiri? Yaitu sebuah nilai yang dari sudut pandang manapun tiada keraguan padanya dan tak ada seorangpun yang bisa membantahnya? Apakah itu yang dinamakan kebenaran sejati???? Continue reading Renungan Hati : Apa itu Kebenaran?

Semuanya Berawal Dari Sini….

Dari kampunglah bayi laki-laki kecil itu dilahirkan.. di ujung timur pulau Jawa. Dari sanalah semuanya berawal. Dalam perjalanannya, Allah SWT banyak memberikan jalan baginya untuk berkelana mencari jati diri dan makna hidup yang sesungguhnya. Tatkala masuk jenjang Perguruan Tinggi, disanalah semua kembali berawal. Dunia kampus ternyata banyak sekali dinamikanya. Disinilah seseorang mulai menemukan tujuan hidup yang sebenarnya. Begitu juga dengan pemuda kampung itu. Allah membukakan baginya jalan untuk bertemu dengan orang-orang baik, orang-orang sholih, dan orang-orang yang luar biasa jiwa pengorbanannya. Ya, disinilah (kampus), akhirnya lambat laun pemuda desa yang haus mencari makna hidup semenjak SMA itu mulai memahami akan jati diri, apa tujuan hidup, dan apa yang harus dilakukan sebagai seorang manusia, seorang hamba Allah yang diciptakan untuk membuat sebuah perbaikan  dan membangun peradaban. Inilah TARBIYAH… Dan dari sinilah, semuanya berawal…

Continue reading Semuanya Berawal Dari Sini….

Harapan itu Masih Ada, Pada Siapa?

Oleh : Atang Trisnanto

DSC02732
Kepada siapa harapan mereka diberikan?

Awal tahun 2008. Seorang Ibu tua berbaju lusuh terlihat memakan nasi aking bercampur garam dengan mata yang mulai bercucuran air mata. Tanpa satu lauk pauk apapun, dirinya terpaksa makan nasi sisa yang telah dimasak lagi, sekedar untuk mengganjal perut dan melanjutkan harapan kehidupan. Itulah fragmen hidup yang dialami ratusan pengungsi korban lumpur di Sidoarjo Jawa Timur.

Saat ini hitungan warsa sudah merangkak di 2015. Permasalahan ekonomi rasanya masih saja menghimpit sebagian besar masyarakat di negeri ini. Jeritan papa akibat kenaikan beruntun tarif listrik, BBM, gas, dan kebutuhan sehari-hari menjadikan mereka harus mengikat pinggang dengan lebih keras lagi. Continue reading Harapan itu Masih Ada, Pada Siapa?